Pola Sirkulasi

  1. Linier

Suatu jalan yang pada dasarnya linier, yang dimaksud yaitu jalan lurus yang dapat menjadi unsure pembentuk utama deretan ruang.

Contohnya ruang selasar, reang penghubung.

2. Radial

Pola radial memiliki jalan yang berkembang dari atau menuju sebuah pusat.

Contohnya sirkulasi tempat rekreasi yaitu ancol,dll

3.  Spiral

Pola spiral adalah suatu jalan menerus yang berasal dari titik pusat, berputar mengelilinginya dan bertambah jauh darinya.

4.  Network

Pola network ( jaringan ) terdiri dari beberapa jalan yang menghubungkan titik – titik terpadu dalam ruang. Dalam hal ini network memiliki beberapa jalan alternative.

5.  Campuran

Suatu bangunan biasanya memiliki suatu kombinasi dari pola – pola diatas. Untuk menghindari terbentuknya orientasi yang membingungkan, dibentuk aturan urutan utama dalam sirkulasi tersebut. Gabungan dari berbagai jenis sirkulasi tersebut, tetap memiliki suatu urutan yang utama.

sumber..

buku panduan gunadarma..

eastjavatraveler..

kaskus..

strairporn..

richmond aldien’s..

agustonce efraim nabuasa..

Published in: on 28 Februari 2010 at 11:58 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://dimasseptiyanto.wordpress.com/2010/02/28/pola-sirkulasi/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: