METODA KRITIK IMPRESSIONISTIK

HAKIKAT METODA

•   Seniman mereproduksi karyanya sendiri atau orang lain dengan konsekuensi adanya kejemuan, sedang kritik selalu berubah dan berkembang.

•   Kritik impressionis adakalanya dipandang sebagai parasit.

•   Kritik impressionis menggunakan karya seni atau bangunan sebagai dasar bagi pembentukan karya keseniannya.

•   Karya yang asli berjasa bagi kritik sebagai area eksplorasi karya-karya baru dan berbeda.

•   Kecantikan, memberi kepada penciptaan unsur yang universal dan estetik, menjadikan kritikus sebagai kreator, dan menghembuskan ribuan benda yang berbeda yang belum pernah hadir dalam benaknya, yang kemudian terukir pada patung-patung, terlukis pada panel-panel dan terbenam dalam permata-permata.

 

BENTUK METODA

•  Verbal Discourse                     : Narasi verbal puisi atau prosa

•  Caligramme                              : Paduan kata  membentuk silhouette

•  Painting                                       : Lukisan

•  Photo image                              : Imagi foto

•  Modification of Building      : Modifikasi bangunan

•  Cartoon                                       : Focus pada bagian bangunan sebagai lelucon

 

KEUNTUNGAN

•    Menggugah imaji tentang fakta menjadi lebih bermakna.

•    Dengan cepat membuat pengamat menduga-duga sesuatu yang lain lebih dari sekadar sebuah bangunan fisik.

•    Menggiring pengamat untuk lebih seksama melihat sebuah karya seni.

•    Mampu membangkitkan analisis objek yang sebelumnya tampak sulit atau sebaliknya membuat kompleks yang sebelumnya tampak sederhana.

 

KERUGIAN

•    Kritik seolah tidak berkait dengan arsitektur.

•    Interpretasi menjadi lebih luas dan masuk dalam wilayah bidang ilmu lain.

•    Pesan perbaikan dalam arsitektur tidak tampak secara langsung.

•    Menghasikan satu interpretasi yang bias tentang hakikat arsitektur.

•    Membuat lingkungan lebih terlihat dan mudah diingat

 

 

SUMBER : KRITIK ARSITEKTUR UG

Published in: on 10 Februari 2013 at 11:00 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://dimasseptiyanto.wordpress.com/2013/02/10/metoda-kritik-impressionistik/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: