PARKET

Parquet (Parket)

Parquet atau parket secara harfiah berarti bahan lantai yang terbuat dari kayu. Lantai dari bahan kayu sangat digemari sejak dari nenek moyang kita sampai sekarang dengan untuk lantai bangunan-bangunan modern, seperti untuk rumah tinggal di perkotaan, vila,maupun bangunan-bangunan untuk fungsi umum lainnya.

Parket merupakan lantai kayu siap pasang (readymade), yang terdiri dari parket kayu solid, parket kayu enginered, dan parket kayu laminate.

1.   Parket dari Bahan Kayu Solid

Parket dari bahan kayu solid biasanya terbuat dari kayu keras (jati, besi/ulin) berbentuk keping-keping kecil berukuran sedang dengan tebal antara 5–10 mm, disusun membentuk semacam mozaik yang didesain dalam beberapa pilihan pola. Jenis kayu solid akan bertahan dan bahkan bertambah baik penampilannya sepanjang umur bangunan rumah.

Cara pemasangan parket dari kayu solid sebagai berikut.

  1. Polyfoam dipasang di atas lantai yang rata, bersih, dan kering.
  2. Polywood diletakkan di atasnya, dimatikan pada lantai dasar dengan sekrup serta fiser.
  3. Parket dilem di atas plywood.
  4. Finishing dengan cara ditusir dan diampelas.

2.   Parket dari Bahan Kayu Engineered

Parket dari bahan kayu engineered adalah lantai parket yang terbuat dari kayu lapis keras atau particle board yang dilapisi oleh veneer (lapisan tipis dari kayu asli yang dipilih penampilan permukaannya). Jenis ini diciptakan untuk kemudahan dan kecepatan pemasangan. Pekerjaan dapat dilaksanakan lebih cepat, karena parket sudah direkatkan dengan plywood secara pabrikasi. Parket dipasang di atas polyfoam, dengan pemasangan polyfoam sebagaimana pemasangan pada lantai kayu bahan kayu solid. Ada pula lantai kayu engineered parquet yang terdiri dari tiga lapis yang tidak semuanya terbuat dari kayu, yaitu terdiri dari tiga lapisan, polyfoam lapisan terbawah, plywood atau kayu lapis dan kayu parket. Untuk jenis ini parket langsung dipasang di atas lantai beton. Lapisan foam bersentuhan langsung dengan beton sebagai peredam kelembapan dan mengurangi penyerapan suhu dingin yang berasal dari tanah (ingat lantai keramik menyesuaikan suhu tanah), sekaligus berfungsi menjaga keawetan kayu (kayu peka dengan kelembapan) parket. Plywood menjaga kestabilan lantai dengan caramengatur susut muai lantai. Daerah tropis yang memiliki suhu tinggi, bisa membuat material rusak jika tidak diberi ambang toleransi susut muai. Lapisan plywood biasanya terbuat dari kayu yang empuk dan murah. Sedangkan lapisan parket terletak paling atas terbuat dari kayu solid kelas kuat dan awet tinggi (I atauII) seperti jati, oak, chery, kempas,merbau, dan nayatoh.

3.   Parket dari Bahan Kayu Laminate

Parket dari bahan kayu laminate tidak terbuat dari kayu sungguhan, melainkan terbuat dari bahan MDF (Medium Density Fiberboard) atau bahan fiber yang dibuat dengan motif kayu. Pemasangan sama dengan melapisi lantai dengan kertas lapis. Perbedaannya hanya dari sisi tampilan, parket dari kayu laminate cenderung glossy sehingga lantainya cenderung licin

4.   Syarat Pemasangan dari Sisi Pertimbangan Arsitektur

a.   Ruang memanjang, dipasang melintang tidak searah panjang ruang, akan memanipulasi pandangan kita menjadi ruang yang memanjang; ruang yang melebar dan menghendaki kesan lebar berkurang maka dipasang dengan arah 90 derajat sisi melebar.

b.   Untuk ruang-ruang dengan tingkat mobilitas orang dan barang relatif sedikit seperti untuk ruang tidur dapat memilih lantai kayu dengan jenis kayu lunak seperti kayu dengan serat agak halus sehingga terkesan simpel membuat nyaman untuk suasana istirahat. Tingkat mobilitas berkaitan dengan kemungkinan terjadinya goresan akibat pemindahan perabot rumah tinggal. Jenis kayu lunak harganya relatif murah.

c.    Untuk ruang atau bangunan dengan mobilitas orang dan barang tinggi seperti bangunan-bangunan komersial sebaiknya menggunakan lantai kayu dari jenis kayu keras, seperti kayu jati, kayu besi/ulin dan sebagainya, sedang warna agak gelap sehingga tahan kotor atau tidak cepat kelihatan kotor. Kayu jenis ini cukup kuat kena goresan dan sebagai jenis kayu dengan kualitas kuat dankeawetan yang tinggimaka harga lebihmahal dari kayu lunak.

5.   VariasiDimensi

Dimensi lantai parket yang ada di pasaran sebagai berikut.

a. 18 x 120 x 900/750/600 mm

b. 18 x 140 x 900/750/600 mm

c. 15 x 90 x 900/750/600 mm

6.   Tipe-Tipe Lantai Parket

motif-motif  lantai parket dapat dilihat pada gambar berikut.

7.    Fungsi Lantai Parket

– Mengatasi masalah cuaca dalam ruagan (sejuk waktu panas, hangat waktu dingin)

– Berguna untuk kesehatan (tidak masuk angin kalau ditiduri)

– Dapat menahan kelembapan diruang AC

sumber : sebagian dari mbah google



Published in: on 22 Februari 2011 at 11:19 pm  Comments (2)  

The URI to TrackBack this entry is: https://dimasseptiyanto.wordpress.com/2011/02/22/parket/trackback/

RSS feed for comments on this post.

2 KomentarTinggalkan komentar

  1. thanks info lantai parketnya mas dimas…

  2. saya mahu tahu berapa harganya..dan macam mana dikira kos.. adakah ia dikira dalam kaki persegi atau macam mana


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: